Waspada Alergi Kucing Terhadap Kesehatan

 Salah satu faktor yang mempengaruhi alergi yaitu faktor genetik, jika anggota keluarga Anda memiliki riwayat alergi, bisa jadi Salah satu dari keturunan mereka memiliki alergi 

Alergi Kucing

image_title_here
Dalam kasus alergi kucing, Alergen bisa terdapat dari bulu kucing, air liur atau air seni yang dihasilkan oleh kucing. 
Menyentuh atau menghirup bulu kucing dapat mengakibatkan penderita Alergi kucing mengalami reaksi. Partikel Alergen hewan dapat menempel di pakaian,sirkulasi udara, perabotan hingga tempat tidur anda. 
Seseorang yang menderita alergi kucing tidak selalu mengalami reaksi alergi meskipun menyentuh bulu kucing. Hal ini terjadi jika tingkat Alergen atau Tingkat aktivitas anda rendah. 

Gejala yang Timbul Akibat Alergi

  1. Terjadi Pembengkakan dan Gatal pada Selaput Mata dan Hidung hal ini juga dapat menimbulkan reaksi seperti mata meradang dan hidung tersumbat 
  2. Muncul Ruam pada wajah, leher atau dada bagian atas
  3. Jika alergi kucing masuk ke paru-paru dapat menyebabkan batuk,sesak nafas.
  4. Alergi kucing dapat menyebabkan asma akut dan pemicu asma kronis. 
Jika sudah mengetahui bahwa anda terkena alergi, segera hindari penyebab alergen. Namun, jika anda sudah terkena reaksi alergi anda tak perlu  khawatir. Ada beberapa cara bagi anda untuk membantu mengurangi gejala nya.

Penanganan

Gunakan semprotan hidung, melakukan suntikan alergi hingga mengkonsumsi obat-obatan.

Pencegahan

  1. Segera cuci tangan setelah memegang kucing
  2. Gunakan pembersih udara dirumahnya anda
  3. Menjaga kelembaban udara 
  4. Gunakan masker ketika membersihkan bulu kucing
Itulah penjelasan penyebab dan mengatasi bulu kucing, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk share ke temen-temen agar artikel ini Tambah Bermanfaat.
BACA JUGA :   Suntik KB 3 Bulan Tapi Tetap Menstruasi, Normalkah?